Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Bermain game. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bermain game. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Agustus 2013

Orang meninggal, karena bermain game selama berjam-jam

Halo sobat, udah pernah dengar belum, Orang meninggal, karena bermain game selama berjam-jam ? . Setiap orang didunia ini pasti mengalami kematian. Meninggal bukan hanya dikarenakan oleh sesuatu yang tertimpa pada seorang itu. Memang terkadang kondisi tidak apa-apa, tiba-tiba meninggal. Dan itu memang sudah takdirnya dari tuhan. Seperti halnya dengan kejadian orang-orang seperti dibawah ini. Memang aneh tapi nyata lohhh…, nggak percaya ? buktinya orang-orang yang saya sebut namanya dibawah ini kenapa sudah tersebar diberita. Padahal mereka hanya bermain game. Jika kita bayangkan, seharusnya bermain game kan tidak membahayakan. Nggak seperti jika kita bermain di tengah-tengah jalan raya yang besar, itu baru membahayakan. Tapi yang satu ini benar-benar aneh tapi kenyataan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHVigVOBSgpVG_QcyFZW6HEiQHhytgUWBHJ2kp6ERalB0KySlG3_gXIpyXlxFAxnHu63JIHG1mr1ArXVO155UlfLRlXVooH7_JXY1WSI9dDaNtRPc2ZJ4lVcAhTVNkqZch8eLyaVeYpNI/s320/meninggal-karna-main-game.jpg

Situsgameanda.blogspot.com – Padahal awalnya, berniat untuk menyegarkan pikiran, agar tidak stress, tapi lima orang ini justru meninggal karena main game berjam-jam. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi lima orang ini meninggal saat bermain game, diantaranya adalah karena serangan jantung, serta terlalu lama dalam bermain games online. Tidak hanya serangan jantung saja penyebanya, banyak kata ahli dokter yang menduga karena beberapa penyebab. Siapa saja sih lima orang tersebut. Tapi sebelumnya kunjungi juga artikel tentang…………,  Berikut orang meninggal, karena bermain game selama berjam-jam :

1.      Russell Shirley (32 tahun)
Pria ini tewas setelah memainkan game online Diablo III selama tiga hari tanpa henti. Bahkan menurut rekan kerjanya, Russell selalu menghabiskan seluruh waktunya di akhir pekan untuk memainkan game online tersebut.

2.      Lee (28 tahun) - Korea Selatan
Lelaki yang teridentifikasi denan nama keluarga, Lee ini ditemukan meninggal saat bermain game di sebuah warnet di kota Taegu, Korea Selatan. Menurut keterangan polisi, Lee tewas karena tidak tidur dan hanya mengkonsumsi sedikit makanan selama bermain game online. Selain itu, polisi juga menduga bahwa penyebab kematiannya adalah karena gagal jantung akibat dari kelelahan.


3.      Chen Rong-yu (23) - Taiwan
Kasus kematian karena game online yang ketiga adalah Chen-Rong-yu, lelaki 23 tahun asal Taiwan ini meninggal akibat serangan jantung yang diakibatkan kelelahan saat bermain game online League of Legends. Diketahui bahwa Chen-Rong-yu saat itu bermain game selama 23 jam. Namun, orang-orang disekitarnya tidak menyadari jika pemuda tersebut telah meninggal, selama sembilan jam sebelum ia ditemukan tewas.

                  Orang meninggal karena bermain game berjam-jam, kejadian ini tidak hanya dialami oleh orang luar negeri saja. Bahkan dari Negara kita Indonesia pun juga ada. Dan berikut ini adalah orang yang meninggal karena bermain game dari Indonesia :

1.      Dede Hendri (20 tahun) - Indonesia
Tidak hanya terjadi di luar negeri saja, kasus orang meninggal karena main game juga terjadi di Indonesia. Nasib memilukan itu dialami Dede Hendri, pemuda yang sangat gemar bermain game online ini ditemukan tewas disebuah warnet pada tanggal 4 Desember 2011 lalu. Dede meninggal setelah semalam suntuk bermain game pada akhir pekan.

2.      Nanda Rizky Saputra (12 tahun) - Indonesia
Kasus kematian karena main game di Indonesia ternyata tidak dialami oleh Dede hendri saja, Nanda Rizky Saputra juga mengalami nasib yang serupa. Bocah asal Magetan, Jawa Timur itu ditemukan tergeletak oleh penjaga warnet setelah 45 menit bermain game online. Terakhir diketahui bahwa Nanda meninggal akibat serangan jantung.

3.      Kejadian tragis bocah 12 tahun di Magetan- Indonesia
Magetan – Duka menyelimuti keluarga Agus Triyono, warga Jalan Inspol Ismiadi, Magetan. Anak keduanya, Nanda Rizky Saputra, meninggal karena serangan jantung. Bocah 12 tahun itu meregang nyawa saat bermain game online di warnet Permata, Jalan Bismo, belakang Kantor Pegadaian, Minggu (23/10).
Menurut Dwi Pujiyono, penjaga warnet, setelah 45 menit bermain game, Nanda mendadak tergeletak.

Itulah informasi mengenai Orang meninggal karena bermain game berjam-jam. Satu pelajaran yang dapat kita ambil dari kasus-kasus diatas adalah jangan terlalu berlebihan dalam melakukan sesuatu, khususnya dalam bermain game. Semoga kasus orang meninggal karena main gametidak terulang lagi dimasa yang akan datang. Amin.

Jumat, 24 Mei 2013

Bermain game bisa menjadi sehat dan cerdas !

                  Sobat pasti nanya, "apakah ada, bermain game bisa menjadi sehat dan cerdas" ? Jawabnya, ya mungkin ada. Bahkan banyak yang sudah terbukti bagi anak-anak. Bagaimana bisa, kalau bermain game itu bisa menjadi sehat dan cerdas ?. Sobat ! Di dunia ini penuh kebahagiaan dengan adanya hiburan-hiburan. Kalau kalian tinggal di kota, pasti kalian suka bermain di taman - taman kota yang setiap harinya ada hiburan seperti bazar, misalnya Alun-alun. Atau kalian yang tinggal dikota senang bermain di Plaza, Mall, atau tempat rekreasi lainnya yang ada di kota kalian. Nah, sama seperti bermain game kalau dijaman sekarang sih, semua orang dan anak-anak baik di desa maupun di kota sudah mengenal game sebagai hiburannya untuk menghilangkan stres agar bisa refresh/segar kembali. Apalagi di jaman sekarang, dengan kemajuan teknologi sehingga saat ini ada yang namanya game PC di Komputer, game HP di Ponsel kalian, game PS (Playstation), Game nitendo, dan masih banyak lagi. Berarti ini semua sudah jaman maju, canggih dan modern. Dengan hiburan-hiburan itu ditujukan agar semua orang tidak stres dan jenuh sesudah melakukan aktivitas seharian.

                Memang menurut sebagian orang, jika bermain game itu membuat dampak negatif seperti membuat orang malas bekerja dan melakukan aktivitas, membuat anak malas belajar untuk mendapatkan ilmu dan pendidikan, dan yang paling buruknya lagi game bisa membuat orang lupa waktu. Saya yakin pasti kalian juga menganggap seperti itu, kan...? Nah, sobat ! Jangan katakan dulu bahwa bermain game bisa membuat orang berdampak negatif, memang anggapan seperti itu ada benarnya juga. Tapi, banyak para ahli pendidikan sosial yang mengatakan bahwa bermain game bisa menjadi sehat dan cerdas. Ini semua sudah ada yang terbukti seperti teman-teman gamer saya waktu di SMP. Semakin banyaknya game yang mereka mainkan bisa membuat mereka aktif melakukan respon yang lebih cepat. Padahal dulu waktu saya awalan masuk SMP, saya kira mereka tidak aktif dan pintar dalam urusan pelajaran di sekolah. Karena memang setiap waktu mereka pasti membicarakan dan bercerita-cerita tentang game yang telah mereka mainkan setiap saatnya. Saya kira mereka sudah tidak memperdulikan pelajaran sekolahnya. Setelah lama dan naik kelas 8-9. Malahan saya yang kalah dalam kecerdasan pelajaran di sekolah. Rata-rata nilai saya sama mereka kalah berbeda. Bahkan hampir teman-teman gamer saya ini mendapat peringkat setiap kelas.Bahkan ada salah satu teman saya bisa pintar pelajaran bahasa inggris dengan lewat bermain game. Salah satu teman saya ini, memang setiap harinya ia hobi bermain game, apalagi game PS2 yang banyak menggunakan berbahasa inggris. Setiap ada kata - kata yang tidak mengerti ia mengartikan dan memahami apa maksud dari kata tersebut. Dengan begitu ia bisa cerdas dalam berbahasa inggris disekolah.

                   Bukti lain, ada ilmuwan yang meniliti seorang anak sedang bermain game. Ilmuwan menemukan dalam penelitiannya bahwa anak yang bermain video game secara aktif menggunakan energi yang sama dengan yang mereka gunakan saat olahraga. Video game yang membuat anak aktif juga bisa memperbaiki kesehatan kardiovaskular mereka, seperti dilansir oleh Sky News (17/05). Otomatis jika energi ini sama saja dengan olahraga maka anak bisa menjadi sehat. Tapi saran saya jangan kira kalian bermain game secara terus-menerus bisa menjadi semakin sehat malah menjadikan mata yang kurang sehat alias minus. Jadi hati-hatilah dan batasi dalam bermain game. Tapi jangan khawatir, jika kalian terkena minus saya mempunyai trik dan tipsnya untuk lebih lengkapnya baca artikel Cara menyembuhkan dan menjaga mata rabun dari dampak bermain game. Berarti dengan kesimpulan 2 contoh fakta diatas berarti kenyataannya betul-betul benar, bahwa bermain game bisa menjadi sehat dan cerdas !. Namun tidak hanya itu saja, masih banyak manfaat game yang di teliti dalam kefaktaanya. seperti berikut ini. 

Menurut para ahli, games ternyata memiliki dampak positif bagi gamers (pemain game) terutama untuk peningkatan otak dan kesehatan.

1. Sebagai sarana pendidikan. Game sebenarnya dapat membantu dalam proses pembelajaran pada anak-anak. Anak-anak cenderung menyukai media pembelajaran yang berbau visual. Hal ini membantu Anak menyerap informasi pelajaran 90% lebih banyak dibandingkan melalui membaca atau hanya mendengarkan. Melalui visualisasi game anak mudah mengingat dan mengimajinasikan pelajaran.

2. Sebagai Fisioterapi. Game juga tidak hanya berupas tampilan visual yang mengharuskan pemainnya duduk di depan layar, namuan juga ada yang membutuhkan keaktifan pemainnya misalnya dengan menari, atau bermain gitar. Dalam sebuah rumah fisioterapi, banyak penderita Parkinson (PD) menggunakan game sebagai media terapi.  Parkinson adalah penyakit kelainan system saraf pusat yang menyebabkan penderitanya mengalami ganggung motorik, sehingga otot mereka kaku, kesulitan berjalan, keseimbangan tubuh berkurang  dan gerak lambat.

3. Kebugaran dan Gizi. Banyak ahli kesehatan atau kebugaran tubuh menggunakan media game sebagai sebuah proses menuju sehat. Misalnya bagi mereka yang sedang dalam program diet, terapi suatu penyakit kronis,  membiasakan gaya hidup sehat. Pada game ini merupakan kombinasi dari aspek hidup sehat, gizi seimbang dan kebugaran tubuh.

Selain itu juga sebagai media penghilang stress pada anak karena mampu menurunkan sebanyak 17% hormone stress (Cortisol).

Beberapa orang tua ada yang memaksakan sesuatu pada anaknya padahal anak tersebut tidak suka. Sehingga anak tersebut lebih memilih melampiaskan ketidaksukaan mereka dengan bermain game.

4. Respon yang lebih cepat. Mekanisme tubuh para pemain game menjadi semakin cepat dari sebelumnya setelah bermain game. Reaksi cepat sangat baik untuk perkembangan otak dan kecerdasan anak.

5. Gaming meningkatkan IQ !. Anak-anak yang bermain game, tingkat kecerdasannya cenderung akan berbeda dengan anak non-gamer. Mereka mampu melihat suatu kejadian dengan detail karena mampu mengatur memori dengan baik. Selain juga berkembangnya aspek kognitif yaitu kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan. Game saat ini berkembang semakin komplek,  terutama jika semakin tinggi level yang dimainkan, biasanya akan semakin berkembang dengan pemain sebagai pembuat keputusan dan berpikir mandiri

6. Keterampilan sosial. Menjadi seorang game bukan berarti tidak punya teman atau tingkat individualitas meningkat. Bagi anak yang kurang percara diri, game menjadi salah  satu alternatif untuk bersosialisasi membuka diri dengan orang banyak. Melalui team work, interaksi dengan banyak orang untuk mencapai sebuah kemenangan. Bahkan dalah game dibutuhkan nilai sportivitas dan keadilan yang akan berkembang tanpa disadari ketika terjadi persaingan antar pemain.

7. Koordinasi mata dan tangan

Latihan Koordinasi mata dan tangan sangat dibutuhkan pada usia anak. Latihan ini dapat meningkatkan ketangkasan dan melatih perhatian pada beberapa objek secara bersamaan. Mereka yang bermain game menjadi lebih teliti dan kecil melakukan kesalahan dalam melakukan sesuatu.

Sebenarnya manfaat diatas juga tergantung bagaimana kita menyikapinya. Asalkan kita tidak berlebihan menggunakan fasilitas game karena dapat merusak mata dan gangguan kesehatan lainnya. Bagi orang tua, ada banyak sekali game terkenal yang bisa dimainkan oleh anak-anak, pilihlah game yang sekiranya memberikan dampak positif bagi anak anda.